beberapa malam terakhir ini, saia terus melahap buku buku pak Hermawan Kartajaya yg “Brand

kemudian berpikir membuat sebuah Merk “Artificial Intelligence” pada hidup anda. yap seperti adidas, Nike, Coca Cola, atau seterkenal “Virgin” ny Richard Bransson yg sudah merambah Formula Satu (F1) !!

Btw, pikiran ini muncul ditengah2 pidato SBY pada 1 september 2010 21:00 WIB. ditengah2 memanasnya RI vs Malaysia jilid berapa y ?
yap, sejak Soekarno berteriak “Ganyang Malaysia” pada April 1964, sebagai simbol pemutusan hubungan Diplomatik. dari sengketa wilayah, klaim budaya, rendang & tempe, hingga sempat mendidih ketika Indonesia sempat Keluar dari PBB akibat tidak setuju Malaysia diangkat menjadi Dewan Keamanan tidak tetap organisasi UN ini.

baru baru ini “Barter” antar tahanan di Bintan adalah satu lagi dari pemantik api dari penyelesaian masalah dengan cara tidak menyelesaikannya. padahal, saya berharap banyak pada MenLu kita yg baru, bpk Marty Natalegawa. ketika baca “Catatan Seorang Demonstran” ny Soe Hoek Gie, Natalegawa adalah salah satu pemuda yg ketika itu ikut bersama berjuang (entah itu berDNA sama dgn Natalegawa satu ini). yg jelas adalah, pidato malam itu kembali membuat kita merindukan sosok Soekarno yg berkoar “Jika 100 serdadu Malaysia masuk ke Indonesia, 1000 sukarelawan akan tumpah di malaysia !!”. Nasionalis semacam ini yg sekarang sangat langka. Anda : “………”??