SYARAT- SYARAT KUALITAS AIR MINUM

I. BAKTERIOLOGIS

Parameter Kadar Maksimum Efek Parameter
E. Coli atau fecal coli 0 jmlh per 100 ml penyakit diare, kolera, disentri hingga tifus,

hepatitis A dan poliomelistis anterior akut

II. KIMIA

II.a. Bahan-bahan inorganik (yang memiliki pengaruh langsung pada kesehatan)

Parameter Kadar Maksimum Parameter Kadar Maksimum
Antimony

Air raksa

Arsenic

Barium

Boron

Cadmium

Kromium

Tembaga

0,005 mg/liter

0,001 mg/liter

0,01 mg/liter

0,01 mg/liter

0,3 mg/liter

0,003 mg/liter

0,05 mg/liter

2 mg/liter

Sianida

Fluoride

Timah

Molybdenum

Nikel

nitrat ( NO3 )

nitrit ( NO2 )

Selenium

0,07 mg/liter

1,5 mg/liter

0,01 mg/liter

0,07 mg/liter

0,02 mg/liter

50 mg/liter

3 mg/liter

0,01 mg/liter

Efek parameter bahan-bahan inorganik (yang memiliki pengaruh langsung pada kesehatan )

ü Air raksa (Merkurium, Hg)

Limbah merkurium akibat industri pernah menimbulkan korban jiwa pada kasus Minamata. Air raksa bisa terserap oleh kulit, masuk peredaran darah kemudian dapat merusak ginjal. Ion merkuri anorganik adalah racun akut dan dapat menyebabkan tidak berfungsinya otak, gelisah/gugup, ginjal, dan kerusakan liver pada kelahiran (cacat lahir).

ü Arsenik

Arsen merupakan logam rapuh berwarna kelabu. Efek akut terhadap kesehatan berupa nyeri kepala, nyeri perut, mencret, muntah sampai syok. Sedangkan efek kronik biasanya terjadi gejala gastrointestinal, neuropati perifer, terutama sensorik, kerusakan hati, perubahan karsinogenik di paru dan kulit

Arsenik dapat berikatan kuat dengan gugus thiol dan protein, menyebabkan penurunan kemampuan koordinasi penggerak, gangguan pada urat saraf, pernafasan, ginjal, kanker paru-paru, kandung kemih dan kulit.

ü  Boron

Efek toksisitas boron kronik adalah sakit kepala, mual dan muntah, pusing, diare, hipotermia, gelisah, kerontokan kulit dan rambut, kerusakan ginjal, kematian akibat shock, dan kolapsnya peredaran darah, penurunan aktivitas seksual dan jumlah sel reproduksi.

ü Cadmium (Cd)

Cadmium merupakan salah satu jenis logam berat yang berbahaya karena elemen ini beresiko tinggi terhadap pembuluh darah yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Kadmium berpengaruh terhadap manusia dalam jangka waktu panjang dan dapat terakumulasi pada tubuh dan bisa merusak hati, gagal ginjal, testes, sistem imunitas, susunan saraf dan darah.

ü ChromiumCr)

Chromium bersifat logam keras, berwarna kelabu. Efek kesehatan diakibatkan berupa karsinoma paru, ginjal, kulit serta hati

ü  Tembaga

Tembaga yg terlarut dalam air akan masuk kedalam tubuh dengan cepat dan masuk ke peredaran darah sehingga menimbulkan kerusakan ginjal, sebagian lagi menumpuk dalam hati dan ginjal, sehingga menyebabkan penyakit anemia dan tuberkulosis.

ü  Sianida

Sianida yang berlebihan dapat menimbulkan gejala pada tubuh, termasuk pada tekanan darah, penglihatan, paru-paru, saraf pusat, jantung, sistem endokrin, sistem otonom dan sistem metabolisme.

ü Flourida (F)

Pada konsentrasi kecil sekitar 1,5 mg/l akan bermanfaat pada kesehatan gigi. Apabila konsentrasi tinggi (lebih dari 2 mg/l) menyebabkan kerusakan gigi (gigi bercak-bercak). Bila kadarnya lebih besar (3-6 mg/l), bisa menyebabkan kerusakan pada tulang.

ü Timah / Timbal (Pb)

Timah dalam tubuh tidak mudah diserap melalui saluran pencernaan. Efek kesehatan akut tidak spesifik dengan gejala kelesuan, kejang perut, sembelit, nyeri otot dan tidak nafsu makan. Efek kronik berupa neuropati motorik perifer, anemia, kerusakan ginjal dan ensepalopati

ü Nikel

Nikel merupakan bahan yang bisa menyebabkan kanker (karsinogenig) pada paru-paru dan rongga hidung.

ü  Nitrat (NO3-) dan Nitrit (NO2-)

Efek racun yang akut dari nitrit adalah methemoglobinemia, Penyakit ini adalah kondisi haemoglobin di dalam darah berubah menjadi methaemoglobin, sehingga darah kekurangan oksigen sehingga darah kekurangan oksigen. Nitrit juga dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah karena efek vasodilatasinya berupa nausea, vomitus, nyeri abdomen, nyeri kepala, pusing, mual, dan diare. Keracunan akut pada bayi dapat mengakibatkan timbulnya baby blue syndrome

ü  Selenium

Kandungan selenium yang berlebih dapat menyebabkan penyakit kuku, rambut rontok, kerusakan sel-sel saraf dan kejang-kejang pada perut.

II.b. Bahan-bahan inorganik (yang kemungkinan dapat menimbulkan keluhan pada konsumen)

Parameter Kadar Maksimum Parameter Kadar Maksimum
Ammonia

Alumunium

Klorida

Copper

Kesadahan

Hidrogen sulfida

Besi

1,5 mg/liter

0,2 mg/liter

250 mg/liter

1 mg/liter

500 mg/liter

0,05 mg/liter

0,3 mg/liter

Mangan

pH

Sodium

Sulfate

Padatan terlarut

Seng

0,1 mg/liter

6,5 – 8,5

200 mg/liter

250 mg/liter

1000 mg/liter

3 mg/liter

Efek parameter bahan-bahan inorganik (kemungkinan dapat menimbulkan keluhan pada konsumen)

ü  Klorin

Klorin dapat merusak vitamin B, C dan E dalam tubuh. Apabila bereaksi dengan asam dari tumbuhan yang membusuk akan terbentuk trihalomethans (THMs) yang bersifat karsinogen. Ini merupakan penyebab dari berbagai penyakit seperti lever, ginjal, pernapasan, tensi darah rendah dan cacat lahir. Juga menyebabkan pengendapan kolesterol dalam darah dan stroke.

ü  Besi

Minum air dengan kadar besi dan mangan tinggi secara terus-menerus dapat mengganggu kesehatan ginjal, karena besi dan mangan akan terakumulasi di organ ginjal

ü Mangan

Mangan dapat masuk ke dalam saluran cerna,diabsorbsi dan didistribusikan ke hati. Zat ini dapat menembus sawar darh otak dan plasenta. Mangan dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat dan paru-paru. Tanda pertama keracunan mangan adalah gangguan kapasitas mental.

ü  pH

Air yang pH-nya terlalu rendah akan terasa asam, sedangkan bila pH-nya terlalu tinggi akan terasa pahit. Derajat keasaman dan sedimentasi itu sangat berpengaruh terhadap pencernaan, dan bisa menyebabkan adanya gangguan lambung, ginjal dan pemubuluh darah.

ü Seng / Zinc (Zn)

Zinc bersifat sangat tahan korosi. Efek kesehatan akut berupa demam uap logam. Gejala berupa influenza. Pemulihan terjadi cepat tanpa cacat.

ü  Kaporit

kandungan kaporit melebihi standar yang ditetapkan lambat laun akan mengakibatkan penyakit anemia apabila diserap oleh darah. Kaporit bisa mempertinggi resiko penyakit kanker, mengerasnya pembuluh darah serta mengurangi penyerapan vitamin dalam sayuran apabila dicuci dengan air yang mengandung kaporit.

II.c. Bahan-bahan Organik (yang memiliki pengaruh langsung pada kesehatan)

Parameter Kadar Maksimum Parameter Kadar Maksimum
Chlorinated alkanes

carbon tetrachloride

dichloromethane

1,2-dichloroethane

1,1,1-trichloroethane

Chlorinated ethenes

vinyl chloride

1,1-dichloroethene

1,2-dichloroethene

Trichloroethene

Tetrachloroethene

Aromatic hydrocarbons

Benzene

Toluene

Toluene

benzo[a]pyrene

2 g/liter

20 g/liter

30 g/liter

2000 g/liter

5 g/liter

30 g/liter

50 g/liter

70 g/liter

40 g/liter

10 g/liter

700 g/liter

500 g/liter

0,7 g/liter

Chlorinated benzenes

Monochlorobenzene

1,2-dichlorobenzene

1,4-dichlorobenzene

Trichlorobenzenes (total)

Lain-lain

di(2-ethylhexyl)adipate

di(2-ethylhexyl)phthalate

Acrylamide

Epichlorohydrin

Hexachlorobutadiene

edetic acid (EDTA)

Tributyltin oxide

300 g/liter

1000 g/liter

300 g/liter

20 g/liter

80 g/liter

8 g/liter

0,5 g/liter

0,4 g/liter

0,6 g/liter

200 g/liter

2 g/liter

II.d. Bahan-bahan organik (yang kemungkinan dapat menimbulkan keluhan pada konsumen)

Parameter Kadar Maksimum Parameter Kadar Maksimum
Toluene

Xylene

Ethylbenzene

Styrene

Monochlorobenzene

1.2-dichorobenzene

1.4-dicholorobenzene

Trichorobenzenes (Total)

24 – 170 g/liter

20 – 1800 g/liter

2 – 200 g/liter

4 – 2600 g/liter

10 – 120 g/liter

1 – 10 g/liter

0,3 – 30 g/liter

5 – 50 g/liter

Desinfektan dan hasil

sampingannya

Chlorine

2-cholorophenol

2,4-dichlorophenol

2,4,6-trichlorophenol

600 – 1000 g/liter

0,1 – 10 g/liter

0,3 – 40 g/liter

2 – 300 g/liter

II.e. Pestisida

Parameter Kadar Maksimum Parameter Kadar Maksimum
Alachlor

Aldicarb

aldrin/ dieldrin

Atrazine

Bentazone

Carbofuran

Chlordane

Chlorotoluron

DDT

1,2-dibromo-3-chloropropane

2,4-D

1,2-dichloropropane

1,3-dichloropropene

Heptachlor and Heptachlor epoxide

Hexachlorobenzene

Isoproturon

Lindane

20 g/liter

10 g/liter

0,03 g/liter

2 g/liter

30 g/liter

5 g/liter

0,2 g/liter

30 g/liter

2 g/liter

1 g/liter

30 g/liter

20 g/liter

20 g/liter

0,03 g/liter

1 g/liter

9 g/liter

2 g/liter

MCPA

Methoxychlor

Metolachlor

Molinate

Pendimethalin

Pentachlorophenol

Permethrin

Propanil

Pyridate

Simazine

Trifluralin

herbicides selain 2,4-D dan MCPA

2,4-DB

Dichlorprop

Fenoprop

Mecoprop

2,4,5-T

2 g/liter

20 g/liter

10 g/liter

6 g/liter

20 g/liter

9 g/liter

20 g/liter

20 g/liter

100 g/liter

2 g/liter

20 g/liter

90 g/liter

100 g/liter

9 g/liter

10 g/liter

9 g/liter

II.f. Desinfektan dan hasil sampingannya

Parameter Kadar Maksimum Parameter Kadar Maksimum
Monochloramine

Chlorine

Bromate

Chlorite

Chlorophenol

2,4,6-trichlorophenol

Formaldehyde

Trihalomethanes

Bromoform

Dibromochloromethane

Bromodichloromethane

Chloroform

3 mg /liter

5 mg /liter

25 g /liter

200 g /liter

200 g /liter

900 g /liter

100 g /liter

100 g /liter

60 g /liter

200 g /liter

Chlorinated acetic acids

Dichloroacetic acid

Trichloroacetic acid

Chloral hydrate

Trichloroacetal-dehyde

Halogenated acetonitriles

Dichloroacetonitrile

Dibromoacetonitrile

Trichloracetonitrile

Cyanogen chloride

(sebagai CN)

50 g /liter

100 g /liter

10 g /liter

90 g /liter

100 g /liter

1 g /liter

70 g /liter

III. RADIOAKTIFITAS

Parameter Kadar Maksimum
Gross alpha activity

Gross beta activity

0,1 Bq/liter

1 Bq/liter

—-Efek pada sel yang dilintasi oleh sebuah partikel alpha masih kontroversial. Sebagian besar sel yang dilintasi oleh sebuah partikel alpha akan mati akibat deposit energi yang besar dalam inti sel dan kerusakan pada Deoxyribonucleat Acid (DNA). Efek ini dapat bersifat tidak letal dan pada sebagian sel yang terpajan yang dapat bertahan hidup akan mengalami kejadian mutagenik.

IV. FISIK

Parameter Kadar Maksimum
Warna

Rasa

Bau

Temperatur

Kekeruhan

15 TCU

Tidak berasa

Tidak berbau

Suhu udara

5 NTU