Jenis-jenis kayu

Setelah melakukan survei tentang jenis-jenis kayu pada 2 tempat penjualan kayu dan 1 pabrik somel, maka kami memperoleh jenis-jenis kayu yang tersedia di daerah Riau ini, khususnya kota Pekanbaru dan sekitarnya.

Adapun jenis-jenis kayu yang kami peroleh dari survei ini yaitu:

  1. Rengas
Ciri-ciri dari kayu rengas ini yaitu:

  • Motif dan seratnya bagus
  • Getahnya hitam
  • Bila getahnya mengenai kulit akan menyebabkan gatal-gatal.

2. Rengas susu

Ciri-ciri dari kayu rengas susu ini yaitu:

  • Berwarna putih seperti susu
  • Getahnya berwarna hitam
  • Getahnya memiliki sifat yang sama dengan rengas biasa, yakni dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit.

3. Meranti

Ciri-ciri dari kayu meranti ini yaitu:

  • Terdapat 2 jenis, yaitu: meranti merah dan meranti putih.
  • Pada umumnya kayunya lunak.
  • Paling tahan diantara kayu lokal lainnya, seperti durian, nangka, akasia, dan rengas.

4. Meranti kunyit

Ciri-ciri dari kayu meranti kunyit ini yaitu:

  • Getahnya berwarna kuning serperti kunyit
  • Memiliki serat serabut

5. Mahang

Ciri-ciri dari kayu mahang ini yaitu:

  • Memiliki serat yang kasar
  • Kulit luarnya halus

6. Sungkai

Ciri-ciri dari kayu sungkai ini yaitu:

  • Kayu  ini termasuk  kelas awer III dan kelas kuat II-III
  • Memiliki berat jenis 0,63
  • Kulit kayunya berwarna abu-abu atau sawo muda
  • Penampang kulit laurnya berwarna coklat.
  • Memiliki kayu yang lunak
  • Mudah dibentuk/diukir
  • Permukaan kayunya halus
  • Diameternya ±60 cm

7. Laban

Ciri-ciri dari kayu laban ini yaitu:

  • Kayunya berwarna kuning
  • Memiliki serat yang halus

8. Belanti

Ciri-ciri dari kayu balanti ini yaitu:

  • Kayunya berwarna merah-merah keputihan
  • Memiliki serat yang kasar

9.  Gentangor

Ciri-ciri dari kayu gentangor ini yaitu:

  • Kayunya keras
  • Kulit kayunya tipis

10.  Durian

Ciri-ciri dari kayu durian ini yaitu:

  • Kayunya berat
  • Memiliki warna yang kemerah-merahan

11.  Nangka

Ciri-ciri dari kayu nangka ini yaitu:

  • Memiliki warna kayu yang kekuning-kuningan
  • Kayunya juga lentur

12.  Balam

Ciri-ciri dari kayu balam ini yaitu:

  • Memiliki warna merah

13.  Tembusu

Ciri-ciri dari kayu tambusu ini yaitu:

  • Kayunya berwarna putih
  • Berat dan mengandung air yang banyak

14.  Kulim

Ciri-ciri dari kayu kulim ini yaitu:

  • Kayunya berwarna merah
  • Memiliki tekstur yang halus

15.  Merbau

Ciri-ciri dari kayu merbau ini yaitu:

  • Warna kayunya sangat merah

Ukuran-ukuran kayu dan harganya.

Dari hasil survei, terdapat beberapa ukuran kayu yang beredar dipasaran. Kayu-kayu tersebut dapat dipotong dengan 2 cara untuk menghasilkan ukuran-ukuran tertentu. Alat pengolahan tersebut berupa:

  1. mesin censo (rantai)
  2. mesin somel (gergaji), harga mesin ini berkisar antara Rp 25juta–Rp 30juta, dengan ukuran meja 4×2 meter

Pabrik kayu lokal tempat kami melakukan survei, memberikan informasi bahwa kayu yang mereka olah dibeli dengan harga beli Rp 4juta – Rp 5juta per mobil. Dan untuk 1 mobil dapat meghasilkan kayu dengan berbagai ukuran sebanyak 6-7 kubik. Kayu-kayu yang diperoleh pabrik berupa kayu gelondongan dengan panjang 4 meter. Dalam satu hari, pabrik ini dapat menghasilkan 7-10 kubik kayu olahan.

Harga kayu-kayu lokal seperti kayu durian, nangka, akasia, rengas, terntang, kuras, sumeram, belanti, rambutan, dan lainnya memiliki harga jual yang sama, yaitu Rp 1.500.000,-/m3 (kayu yang diolah dengan mesin censo, memiliki ukuran yang tetap) dan Rp 1.150.000,-/m3 (kayu yang diolah dengan mesin somel, memiliki ukuran yang sedikit meleset dari yang seharusnya).

Ukuran-ukuran kayu yang dijual di pasaran yaitu sebagai berikut.

  1. reng, dengan ukuran 3/5
  2. brouti, dengan ukuran 4/6 dan 5/7
  3. papan, dengan ukuran 2×20, 2,5×20, 3×25
  4. balok, dengan ukuran 6×12 dan 5×10
  5. 4×20, biasanya untuk perabot

Jumlah kayu dalam 1m3 untuk setiap ukuran kayu terdapat dalam daftar berikut.

  • 3/5       à 167 batang
  • 4/6       à 104 batang
  • 5/7       à 72 batang
  • 2×20    à 62 papan
  • 3×25    à 33 papan
  • 2,5×20 à 50 papan
  • 6×12    à 35 batang
  • 5×10    à 50 batang
  • 4×20    à 31 batang

Untuk kayu yang memiliki kekuatan dan keawetan yang lebih baik daripada kayu lokal, memiliki harga yang lebih bervariasi, seperti kayu meranti, balam, sungkai, dan lain-lain.

Kayu meranti dapat dijumpai dengan ukuran yang berbeda-beda, yakni 2,5×20, 3×25, 3/5, 4/6, 5/7, dan 5×10. Kayu meranti ini dijual dengan harga Rp 1.100.000,-/m3.

Sesuai dengan survei kami, kayu balam tersedia dengan ukuran 4×25 sepanjang 4 meter dan harganya berkisar Rp 1.900.000,-/m3, dalam 1m3nya terdapat 25 batang.

Untuk kayu sungkai, sama halnya dengan kayu balam, tersedia dengan ukuran 4×25 sepanjang 4 meter dan harganya berkisar Rp 2.200.000,-/m3, dalam 1m3nya terdapat 25 batang.

Kegunaan kayu

Dalam bidang bangunan, kayu digunakan untuk berbagai keperluan. Dari struktur seperti kuda-kuda, balok, dan kolom, hingga yang non struktur seperti dinding, pintu, dan kusen. Kemudian kayu dapat dipergunakan untuk membuat alat-alat rumah tangga seperti lemari, meja, dan bentuk-bentuk mebel lainnya.

Go Go Green Force !!! Go Go Green Building !!!